The KaSiNa Circle: Sebuah Cerita Tentang Kepercayaan dan Persahabatan Sejati Langit pagi itu berwarna biru pucat, seperti belum sepenuhnya bangun dari tidur panjangnya. Angin berhembus pelan, menggerakkan dedaunan di halaman sekolah yang mulai ramai oleh suara tawa dan langkah kaki anak-anak. Namun, di antara semua keramaian itu, ada satu sudut kecil yang terasa lebih hidup dari yang lain, bangku kayu di dekat pohon ketapang. Dan di situlah semuanya bermula. “Eh, kamu ngerjain PR matematika nggak?” suara Khaira terdengar riang, hampir seperti lonceng kecil yang berdenting. Nadine yang sedang duduk sambil menatap buku catatannya hanya mengangkat bahu. “Setengah. Sisanya… ya nanti aja.” Khaira tertawa, lalu duduk di sampingnya tanpa ragu. “Kamu ini ya. Kalau bukan aku yang ingetin, pasti lupa terus.” Nadine menoleh, lalu tersenyum tipis. Ia bukan tipe yang banyak bicara, apalagi di tengah keramaian. Tapi bersama Khaira, semuanya terasa lebih mudah. Persahabatan mereka sudah dimul...
Selamat Hari Pendidikan Nasional! Untuk seluruh siswa siswi Di Indonesia!
BalasHapus